Indonesia adalah negara dengan limpahan sinar matahari yang cukup intens, yakni hingga 12 jam sehari.Hal menuntut kamu untuk ekstra protektif terhadap kulit dan menjadikan sunscreen menjadi sahabat setia. Tapi sudah tahukah kamu tentang perbedaan SPF dan UV protection (UV filter) yang acap kali kamu temukan di kemasan sunscreen?
Yuk, kupas tuntas perbedaan keduanya agar kamu bisa dengan maksimal memilih produk perawatan kulit optimal!
Apa Itu SPF?
Saat menentukan sunscreen mana yang mau dibeli, angka SPF pada kemasan sering kali menjadi patokan. Tapi, apa sih, sebenarnya SPF itu?
Sederhananya, SPF atau Sun Protection Factor adalah satuan nilai global yang dipergunakan untuk menentukan seberapa baik sunscreen bisa memproteksi kulit kamu dari ganasnya UVB, yang menjadi biang kerok kulit terbakar, hiperpigmentasi, dan iritasi.
- SPF 15: Menghalau 93% UVB
- SPF 30: Menghalau 97% UVB
- SPF 50: Menghalau 98% UVB
- SPF 100: Menghalau 99% UVB
Kalau soal UVA, kuncinya ada di nilai PA (Protection Grade of UVA) yang terpampang pada kemasan produk. Semakin banyak tanda '+' yang berderet, itu menunjukkan seberapa jago produk tersebut menangkal sinar UVA.
Apa fungsi perlindungan UVA ini? Well, kulit kamu akan lebih terproteksi dari penuaan, kanker, dan penurunan imunitas tubuh.
Apa Itu UV Protection atau UV filter?
UV protection untuk apa? UV protection atau filter adalah komponen yang digunakan dalam produk dengan kegunaan untuk melindungi kulit dari sinar UV.
Dari tipenya, UV filter ini terbagi menjadi dua jenis, yakni chemical dan physical. Maka dari itu, ketika membeli sunscreen, kamu sering kali berhadapan dengan pilihan sunscreen chemical atau physical.
Nah, dalam penggunaannya, biasanya, para ahli kecantikan memadukan lebih dari satu jenis pelindung UV dalam sebuah produk dan menambahkan bahan lain seperti surfaktan untuk menstabilkan formulanya.[1]
Beberapa jenis UV filter yang aman serta sering digunakan adalah:
- Avobenzone (Chemical): Populer sebagai salah satu filter UVA paling menonjol karena kemampuannya menyerap berbagai macam jenis sinar UVA.
- Oxybenzone (Chemical): Menangkap UVB dan sebagian UVA sebelum masuk lebih dalam ke kulit dan merusaknya.
- Titanium Dioxide (Physical): Sebagai filter UVB yang lebih tangguh. Memiliki white cast yang membuat muka tampak lebih putih.
Apakah UV protection bisa dipakai malam hari? Penggunaan produk dengan UV protection di dalamnya sebetulnya cukup kamu pakai di pagi hari. Penggunaan pada malam hari mungkin tidak akan efektif dan hanya membuang-buang produk.
Beda SPF dan UV Protection
Secara garis besar, perbedaan kedua berada di fungsinya. SPF hadir sebagai penjaga khusus yang menghalau sinar UVB. Di sisi lain, UV protection atau UV filter memiliki spektrum perlindungan yang lebih luas, yakni merawat kulit dari ancaman UVA dan UVB.
Kamu tidak harus memilih salah satu dari keduanya karena sunscreen sudah menggabungkan SPF dan UV filter untuk melindungi kulitmu. Yang perlu kamu lakukan hanyalah menentukan SPF yang sesuai dengan aktivitasmu dan memilih jenis UV filter yang aman serta nyaman di kulit.
Rekomendasi Produk untuk Melindungi Kulit dari Sinar Matahari
Sumber: Freepik @topntp26 edited by Canva
ALT Text: Apakah UV protection bisa dipakai malam hari? P
Deskripsi Gambar: Earth Love LifE Bulgarian Rose and East Nusa Vanilla.
Agar kulit kamu sehat meski sering beraktivitas di bawah matahari Indonesia yang menyengat dan bersinar cukup lama, pemilihan produk perawatan kulit adalah kuncinya.
Berikut adalah dua produk rekomendasi dari Earth Love Life yang bisa kamu andalkan:
1. Bulgarian Rose and East Nusa Vanilla Body Lotion Serum
Bayangkan, memulai hari dengan semerbak mawar yang membangkitkan semangat dan kulit yang terlindungi dari menyengatnya sinar matahari. Manfaat inilah yang akan kamu peroleh dari produk ini.
Tidak hanya menawarkan wewangian bunga mawar yang meningkatkan mood, produk ini juga mengandung SPF 15 yang akan menjaga kulit kamu dari bahaya sinar UV B.
Bukan hanya itu, Bulgarian Rose and East Nusa Vanilla Body Lotion Serum juga mengandung Ethylhexyl Methoxycinnamate serta Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate yang menjadi filter untuk UVA dan UVB. Kulit kamu akan terlindungi maksimal. Kamu tidak perlu lagi khawatir menunda aktivitas di luar ruangan!
2. Bulgarian Rose and East Nusa Vanilla Body Wash
Setelah aktivitas panjang yang membuat kulit kamu terpapar matahari dan polusi, kamu bisa mereset dan mengembalikan kesehatan kulit secara maksimal dengan Bulgarian Rose and East Nusa Vanilla Body Wash.
Bulgarian Rose akan memberikan sensasi menenangkan, seperti berendam di taman bunga mawar yang wangi! Sementara East Nusa Vanilla bekerja memperbaiki kerusakan kulit dari dalam, mengembalikan vitalitas dan kelembapan alami kulit.
Kulitmu akan kembali hidup dan bercahaya, seperti habis dimanjakan di salon kecantikan ternama.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, pastikan kamu menggunakan dua rangkaian produk ini secara rutin. Dengan pemakaian yang tepat, kulitmu akan mendapatkan manfaat terbaik dari kandungan aktif di dalamnya.
Itulah perbedaan SPF and UV protection. Keduanya memiliki peran yang berbeda namun bekerja saling melengkapi. Ibarat duo sahabat, keduanya punya peran unik, namun bersinergi apik untuk memastikan kulitmu tetap sehat dan terhindar dari dampak negatif sinar UV.
Explore different formulations of
Explore different formulations of